Disebut atau Di Sebut: Apa Perbedaannya dan Bagaimana Penggunaannya?

Apakah Anda pernah bingung dengan penggunaan kata “disebut” dan “di sebut”? Meskipun terdengar mirip, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang penting dalam konteks penggunaannya dalam bahasa Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara kata-kata ini, serta memberikan pemahaman yang komprehensif tentang cara menggunakan keduanya dengan benar.

Pertama-tama, mari kita lihat pengertian dari masing-masing kata. “Disebut” adalah bentuk kata kerja dari kata dasar “sebut”. Ini digunakan ketika seseorang menyebutkan atau menyebutkan sesuatu atau seseorang dalam bentuk aktif. Misalnya, “Dia disebut sebagai ahli fisika terkemuka di dunia.” Di sisi lain, “di sebut” adalah bentuk pasif dari kata dasar yang sama, dan digunakan ketika seseorang menyebutkan atau menyebutkan sesuatu atau seseorang dalam bentuk pasif. Misalnya, “Dia di sebut sebagai ahli fisika terkemuka di dunia oleh banyak orang.”

1. Perbedaan Penggunaan Disebut dan Di Sebut

Perbedaan utama antara “disebut” dan “di sebut” terletak pada aktif dan pasifnya subjek kalimat. Saat menggunakan “disebut,” subjek kalimat adalah orang atau objek yang melakukan tindakan sebut. Misalnya, “Dia disebut sebagai bintang tenis terbaik di dunia.” Di sisi lain, saat menggunakan “di sebut,” subjek kalimat adalah orang atau objek yang menerima tindakan sebut. Misalnya, “Dia di sebut sebagai bintang tenis terbaik di dunia oleh banyak penggemarnya.”

Pos Terkait:  Pada Bagian Awal Suatu Konstitusi Biasanya Berisi Tentang

2. Penggunaan Disebut dalam Kalimat Aktif

Secara umum, “disebut” digunakan untuk menyatakan fakta atau opini tentang subjek kalimat. Misalnya, “Ia disebut sebagai tokoh inspiratif dalam dunia bisnis.” Dalam contoh ini, subjek kalimat (Ia) adalah orang yang disebut, dan kata “disebut” digunakan untuk menyatakan opini atau pengakuan terhadapnya.

3. Penggunaan Di Sebut dalam Kalimat Pasif

Di sisi lain, “di sebut” digunakan ketika subjek kalimat menerima tindakan sebut. Misalnya, “Buku ini di sebut sebagai salah satu novel terbaik tahun ini.” Dalam contoh ini, subjek kalimat (buku ini) adalah objek yang diberi label atau julukan sebagai salah satu novel terbaik tahun ini.

4. Kelengkapan Kalimat dengan Disebut atau Di Sebut

Ketika menggunakan “disebut” atau “di sebut,” penting untuk melengkapi kalimat dengan informasi yang jelas tentang apa atau siapa yang disebut atau di sebut. Misalnya, “Dia di sebut sebagai pemimpin yang inovatif dalam industri teknologi.” Dalam contoh ini, kalimat menjelaskan bahwa dia di sebut sebagai pemimpin yang inovatif dalam industri teknologi.

5. Penggunaan Kata Depan dengan Disebut dan Di Sebut

Untuk kata “disebut,” biasanya tidak memerlukan kata depan sebelumnya. Misalnya, “Dia disebut calon penerima penghargaan tertinggi dalam bidang seni.” Di sisi lain, kata “di sebut” sering memerlukan kata depan sebelumnya, seperti “oleh” atau “dalam.” Misalnya, “Dia di sebut oleh banyak kritikus sebagai seniman terobosan.”

Pos Terkait:  Perbedaan antara Look dan Looks: Penjelasan Lengkap

6. Kesimpulan

Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata “disebut” dan “di sebut” memiliki perbedaan penting dalam konteks kalimat aktif dan pasif. “Disebut” digunakan dalam kalimat aktif ketika subjek kalimat melakukan tindakan sebut, sementara “di sebut” digunakan dalam kalimat pasif ketika subjek kalimat menerima tindakan sebut. Penting untuk melengkapi kalimat dengan informasi yang jelas tentang apa atau siapa yang disebut atau di sebut, serta memperhatikan penggunaan kata depan yang tepat. Dengan pemahaman yang tepat tentang perbedaan ini, Anda dapat menggunakan kata-kata ini dengan benar dalam tulisan Anda.

Sekarang, Anda telah memahami perbedaan antara “disebut” dan “di sebut,” serta cara penggunaannya dalam kalimat aktif dan pasif. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat menulis dengan lebih jelas dan tepat, sehingga meningkatkan kualitas tulisan Anda secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close